Ketika Cinta Jalan di Tempat


Keputusan untuk menikah itu ternyata gampang-gampang susah ya. Ketika diri kita dah siap lahir batin belum tentu pasangan kita juga demikian. Hubungan pacaran yang sudah lama terjalin tidak menjamin kita merasa siap untuk melanjutkan kejenjang pernikahan. Selain siap secara materi, kesiapan mental lebih penting. Komitmen untuk mengarungi bahtera kehidupan yang banyak rintangan butuh kesiapan atara dua belah pihak.

Nah..buat kalian yang mungkin gi ngalami stagnan dengan hubungan percintaan kalian karena pasangan kita belum bisa diajak komintmen lebih serius. menurut artikel yang pernah aku baca cara untuk membedakan pasangan kita merasa cocok ato tidak dengan kita adalah dengan melihat sikap dia ketika kita coba buka pembicaraan mengenai pernikahan. Kalo pria merasa belum siap untuk ke jenjang pernikahan biasanya dia akan terusterang atas ketidaksiapannya. Tapi kalo pasangan merasa tidak cocok dengan kita, maka kita bisa liat dari bahasa tubuhnya yang secara tidak kentara melakukan penolakan secara halus. Ada saja alasan yang dirasa kurang masuk di akal dan terlalu berbelit2 ketika kita minta waktu pe kapan dia siap untuk menikah.

Untuk hal ini, mungkin kita harus bersiap2 dengan segala kemungkinan yang bakal terjadi. Dan kunci terpenting adalah keterbukaan aantara keduanya. Apa yg menjadi hambatan harus dibicarakan tidak justru dijadikan boomerang pertengkaran. Sebagai cewek harus ngasih batasan waktu akan sampai kapan nunggu kesiapan dari si pria karena wanita lebih sensitif terkait dengan umur. Lain dengan pria yg bisa nikah umur kapan aja. Dan pengertian dari pasangan untuk saling menghargai dan ngertiin apa yg jadi keinginan dari pasangannya mungkin harus lebih diperhatikan.

Nha..mulai sekarang cobalah untuk lebih jeli memperhatikan sikap dari pasangan, beri waktu untuk dia berfikir dengan akal sehat tapi tetep kasih batas waktu yang bisa ditolirer biar ga ada yg merasa dirugikan. Dan yang terakhir mungkin lebih menyiapkan diri untuk menhadapi kemungkinan terburuk kalo ternyata pasangan kita adalah bukan jodoh yang Tuhan beri pada kita. Jangan pernah menutup hati karena patah asa karena hidup terus berjalan, kalopun kita tidak ditakdirkan dengan pasangan pasti Tuhan Maha Tau mana yang terbaik untuk kita dan masa depan kita. Karena apa yang baik dimata kita belum tentu baik di mata Tuhan.Apa yang kita minta belum tentu Tuhan kasih tapi percayalah Tuhan pasti Maha Mengerti apa yang kita butuhkan...Pokoknya kita harus positif thinking aja deh serahkan semuanya pada mPunya hidup kita dengan terus berusaha memberikan yang terbaik,Ok?!Good Luck for all.....:):)

3 coment:

arrie mengatakan...

jadi, aku diundang kan?? :-P

aftar ryan mengatakan...

yups...setiap org punya masalah masing2...tinggal bagaimana menyikapinya...sukses ya?
& salam kenal

adi isa mengatakan...

saya juga masih sudah mengambil keputusan

Posting Komentar